Tanya Jawab Seputar Islam

Tanya Jawab Seputar Hadits Keutamaan Membaca Q.S Al-Ikhlas 10 Kali

27
×

Tanya Jawab Seputar Hadits Keutamaan Membaca Q.S Al-Ikhlas 10 Kali

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

PERTANYAAN:

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh!

Bagaimana Dengan Hadits Di Bawah ini Ustadz?

مَنْ قَرَأَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) حَتَّى يَخْتِمَهَا عَشْرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْراً فِى الْجَنَّةِ

JAWABAN:

Wa Alaikum salam warahmatullahi wa barakatuh

Imam Ibnu Katsir mengatakan hadits ini Mursal jayyid.

Hadits Mursal adalah termasuk hadits dhaif.

Imam Thabrani mengatakan hadits ini Dho’if karena dalam sanadnya ada dua rowi yang bermasalah yaitu di nilai Dho’if.

Syekh Al-bani mengatakan hadits ini adalah Hasan Lighoirihi. Karena banyak jalur yang mendukungnya. ( lihat Shohihul Jami’: 6472)

👇👇👇

مَنْ قَرَأَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) حَتَّى يَخْتِمَهَا عَشْرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْراً فِى الْجَنَّةِ

Artinya: Dari Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang membaca ‘QUL HUWALLAHU AHAD’ (surah Al-Ikhlas) sampai ia merampungkannya sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan baginya istana di surga.” (HR. Ahmad, 3:437. Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah mengatakan bahwa hadits ini hasan dengan berbagai penguat).

Sanad Lengkap Hadits ini

👇👇👇

حدثنا عبد الله حدثني أبي حدثنا حسن حدثنا ابن لهيعة قال ، وحدثنا يحيى بن غيلان ، حدثنا رشدين ، حدثنا زبان بن فائد الحبراني عن سهل بن معاذ بن أنس الجهني عن أبيه معاذ بن أنس الجهني صاحب النبي صلى الله عليه وسلم عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (من قرأ سورة الإخلاص “قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ” حتى يختمها عشر مرات بنى الله له قصرا في الجنة . فقال عمر بن الخطاب : إذاً أستكثر يا رسول الله . فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : الله أكثر وأطيب) .

Sanad Hadits ini adalah Sanad Hadits Imam Ahmad Rahimahullahu Ta’ala.

Sanad ini Dho’if karena Didalamnya ada Ibnu Lahi’ah, Rosyidin bin Sa’ad dan zubban bin Fa’id..mereka semua rowi2 yang Dho’if. (Mujma’ Zawa’id 17/145).

Catatan:

Hadits ini hadits dhaif… Tapi boleh di amalkan. Dengan beberapa alasan:

1. Syekh Albani mengatakan, ada banyak jalur yang mendukungnya. Sehingga hadits ini bisa naik derajat menjadi Hasan li ghoirihi. Hadits Hasan boleh di amalkan.

2. Walaupun sebagian ulama mengatakan hadits ini Dho’if, akan tetapi Perkara ini termasuk dalam perkara Fadho’ilul A’mal (Keutamaan-keutamaan keutamaan Amal). Boleh mengamalkan hadits dhaif jika itu dalam Fadho’ilul A’mal…

Catatan lain:

Terdapat beberapa hadits sahih yang berkaitan dengan keutamaan membaca surat Al-Ikhlas

Hadits Abu Sa’id al Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata:

أَنَّ رَجُلاً سَمِعَ رَجُلاً يَقْرَأُ: (قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ) يُرَدِّدُهَا، فَلَمَّا أَصْبَحَ جَاءَ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ، وَكَأَنَّ الرَّجُلَ يَتَقَالُّهَا، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ((وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ القُرْآنِ.

Artinya: Sesungguhnya seseorang mendengar orang lain membaca [قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ] dengan mengulang-ulangnya, maka tatkala pagi harinya, ia mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan hal itu kepadanya, dan seolah-olah orang itu menganggap remeh surat itu, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al Qur`an”. (HR al Bukhari, 4/1915 no. 4726, 6/2449 no. 6267, 6/2685 no. 6939; Abu Dawud, 2/72 no. 1461; an Nasaa-i, 2/171 no. 995)

Hadits A’isyah Radhiyallahu anha, beliau berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ رَجُلاً عَلَى سَرِيَّةٍ، وَكَانَ يَقْرَأُ لأَصْحَابِهِ فِي صَلاَتِهِ، فَيَخْتِمُ بِـ (قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ)، فَلَمَّا رَجَعُوا، ذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: ((سَلُوْهُ، لأَيِّ شَيْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ؟))، فَسَأَلُوْهُ، فَقَالَ: لأَنَّهَا صِفَةُ الرَّحْمَنِ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ((أَخْبِرُوْهُ أَنَّ اللهَ يُحِبُّهُ)).

Artinya: Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang kepada sekelompok pasukan, dan ketika orang itu mengimami yang lainnya di dalam shalatnya, ia membaca, dan mengakhiri (bacaannya) dengan [قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ], maka tatkala mereka kembali pulang, mereka menceritakan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , lalu beliau pun bersabda: “Tanyalah ia, mengapa ia berbuat demikian?” Lalu mereka bertanya kepadanya. Ia pun menjawab: “Karena surat ini (mengandung) sifat ar Rahman, dan aku mencintai untuk membaca surat ini,” lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Beritahu dia, sesungguhnya Allah pun mencintainya”. (HR al Bukhari, 1/268 no. 741; at Tirmidzi, 5/169 no. 2901; Ahmad, 3/141 no. 12455 )

Wallahu A’lam

Oleh : Ustadz H.Abdul Qodir, Lc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *